Bali

Bali memang indah. Saya ingin kesana lagi.

Iklan
Pantai Kuta-Bali 1996

Bali sudah beberapa kali saya kunjungi. Pertama kali dari Solo tahun 1995 dan selanjutnya pulang pergi dari Jakarta dan Bandung dalam rangka kerja atau “Traveling on Duty.” 

Singaraja
Restoran Gandi di Singaraja

Di Bali cukup mengasyikkan. Berbagai tempat penting, apalagi buat diceritakan banyak terkunjungi. Namun rasanya tidak tepat diceritakan semua bila tidak ada fotonya. Sayang sekali, buat diblog-in jadi terasa hambar. Memang saat itu saya punya kamera, tapi jarang digunakan. Maklum film saat itu cukup mahal. 

Pantai Kuta-Bali 1996
Berfoto di Pantai Kuta-Bali

Selama di Bali saya pernah menetap di Bypass, di Sidakarya dan di Gilimanuk. Satu-persatu punya kenangan tersendiri. Waktu di Bypass, saya tinggal di ruko sekaligus tempat kantor cabang saya bekerja. Yang paling berkesan, disini saya tiap hari makan “donat kentang” buatan tuan rumah. lalu saya sering ke sawah dan pantai arah Tabanan serta dekat ke Tanah Lot lewat jalan kampung. Kemudian, di bypass ini juga dekat ke toko yang menjual “kacang Bali,” dan Terminal Ubung. Selama menetap di Bypass saya juga sering ke Monang-Maning dimana di daerah ini banyak orang Minangkabau. Saya ketemu dengan beberapa teman sekampung. 

Di Sidakarya, saya tinggal di Jl. Dewata I. Rumah sekaligus kantor juga, selama setahun kurang saya disini. Rumah saya di tepi sawah yang saat itu masih ada. Dekat ke pantai Sanur dan ke Universitas Udayana. Sehari-hari disini saya sering jalan-jalan ke pantai Sanur kawasan Tamblingan. Kebetulan disana ada teman saya. 

Lalu di Gilimanuk. Saya tinggal di Lingkungan Arum 2 di rumahnya Bapak Suwandi bekas Kapolsek Melaya-Bali. Disini saya sehari-hari melihat teman saya membuat kerajinan manik-manik berbentuk tas. Selain itu main ke pelabuhan melihat mobil turun dari kapal feri dan mencari kerang sepanjang pantainya. Di pelabuhan ini saya banyak ketemu sopir bis dan truk dari Sumatera. Salut juga akan kegigihan dan semangat sopir itu, dari Sumatera ada yang ke Bima NTB bawa truk dan Bis. Saat itu bis ANS jurusan Jakarta-Bima masih ada.

Secara keseluruhan selama di Bali, saya sudah ke Singaraja, Grokgak, Menjangan, Karangasem, Benoa, Pecatu dan hampir semua. Pernah juga beberapa kali menyeberang ke Lombok dimana di Senggigi saya sempat sewa perahu untuk mancing.

Senggigi
Sewa sampan untuk memancing
Benoa
Ngopi di Benoa

Berteman dengan orang Bali asli yang beragama Hindu dan Islam seperti di Karangasem. Hidup di Bali memang saling menjaga. Saya pernah ke sebuah desa yang masih kuat adatnya dekat dari Ubud dimana disana (maaf) mandi di air terjun dan sungai kecil, perempuan dan laki-laki campur “mandi bu…il” tanpa risih. Saya juga ikutan dan untung saya biasa saja 😀

Berkesan sekali. Bali memang indah. Saya ingin kesana lagi.

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Penulis: Dela

Saya sering jalan-jalan dan suka memfoto. Sejak kecil hingga kini hampir setiap perjalanan saya simpan fotonya dan membuat ceritanya di blog ini. Disamping itu saya suka berteman dan berbagi manfaat. Semoga blog ini lebih dari sekadar bacaan tetapi adalah wadah informasi dan sosialisasi.

2 thoughts on “Bali”

  1. Assalamu’alaikum mas Joni…
    Ini kunjungan balasan mas, terima kasih kunjungan dan juga komentarnya di blog saya. Enak di Bali mas? klo saya sering mondar-mandir (lewatin aja) Bali dari Bima ke Jakarta, Bima ke Bandung dulu waktu sekolah dan kuliah tugas belajar di Bandung, jarang saya nginap/stay di Bali karena hrs lanjut ke tujuan, hehee.
    Salam dari Bima-NTB

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s